Sejak hadir di persepak bolaan nasional, Arema telah menjadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa.[rujukan?] Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita)
Pada dekade 1980-an muncul kembali nama Arema. Tidak tahu persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang. Arema kemudian menjelma menjadi semacam “subkultur” dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya melalui musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepak bola adalah olahraga yang menjadi jalan bagi arek malang menunjukkan reputasinya. Sehingga kelahiran tim sepak bola Arema adalah sebuah keniscayaan.
![]() | |
| Nama lengkap | Persatuan Sepak Bola Arema Indonesia |
|---|---|
| Julukan | Singo Edan |
| Didirikan | 11 Agustus 1987 |
| Stadion | Kanjuruhan Malang, Indonesia (Kapasitas: 35.000) |
| Ketua Umum | |
| Sekretaris | |
| Manajer | |
| Pelatih | |
| Asisten Pelatih | |
| Dokter Tim | |
| Liga | Liga Super Indonesia |
| 2008-09 | Liga Super Indonesia, Peringkat 10 |
Diposting dari Wikipedia



0 komentar:
Poskan Komentar